Pada dasarnya kekayaan gereja terletak kepada kekayaan rohani gereja. Paulus yang menulis surat kepada Jemaat Korintus, suatu gereja / jemaat yang saat itu bermasalah, mengungkapkan adanya suatu kekayaan rohani yang tersedia bagi gereja. Paulus dalam 1 Korintus 1:1-9, menceritakan betapa kayanya mereka dalam Kristus. Mereka adalah umat tebusan Kristus yang menghadapi banyak persoalan.
Gereja sebagai tubuh Kristus memiliki warisan segala kekayaan dalam Kristus. Kekayaan itu seperti:
1. Dasar ilahi kekayaan dalam Kristus (ayat 2-4).
A. Panggilan Allah – Mereka dipanggil jadi orang kudus.
1. Maksud panggilan itu – menjadi orang kudus.
2. Jangkau panggilan itu – dengan semua orang yang menyeru nama Yesus kristus.
B. Anugerah Allah.
1. Satu sumber pengucapan syukur – “Aku mengucap syukur”
2. Satu Penawaran kebanggaan – “yang dianugerahkan”
2. Sifat kekayaan rohani (ayat 5-7).
A. Masa lampau.
1. perkataan.
2. pengetahuan.
B. Masa sekarang.
Segala karunia Roh Kudus.
C. Masa mendatang.
Pengharapan yang penuh dengan segala berkat.
3. Peneguhan kekayaan rohani yang dibutuhkan ( ayat 8-9).
A. Maksud Allah – “sampai kepada kesudahan”
B. Kesetiaan Allah – “Tuhan Setia”
__
Sumber : Frank Peters.




berbahagialah kita yang meyakini yesus sebagai Tuhan dan juruslamat .kita .Imanuel syaloom